Kabarlapung1.com– Di tengah laju pertumbuhan ekonomi yang menjadi salah satu tertinggi di Pulau Sumatera, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat jumlah pengangguran justru mengalami kenaikan.
Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS), Kamis (6/8/2026), tingkat pengangguran terbuka (TPT) Lampung pada Mei 2026 mencapai 3,97 persen, naik 0,02 persen poin dari Februari 2026.
Kepala BPS Provinsi Lampung Ahmadriswan Nasution mengatakan, kenaikan tersebut membuat jumlah pengangguran bertambah sekira 2.130 orang, dari sebelumnya 202,32 ribu orang menjadi 204,45 ribu orang.
Meski demikian, pasar kerja di Lampung sebenarnya menunjukkan tren positif. Jumlah penduduk yang bekerja bertambah 35,50 ribu orang, sehingga total penduduk bekerja kini mencapai 4,95 juta orang.
“Jumlah penduduk usia kerja juga meningkat menjadi 7,27 juta orang,” kata Ahmadriswan.
Namun BPS menyoroti masih adanya kesenjangan pengangguran berdasarkan wilayah dan gender. Tingkat pengangguran di wilayah perkotaan tercatat mencapai 6,15 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan perdesaan yang hanya 2,54 persen.
Sementara berdasarkan jenis kelamin, pengangguran perempuan mencapai 4,19 persen, lebih tinggi dibandingkan laki-laki yang sebesar 3,84 persen.






