Daerah

Respon Cepat Bupati Ayu Asalasiyah, Disperindag dan Pertamina Sidak SPBU Way Kanan, Temukan Dugaan Pelat Ganda Pengisi Solar Subsidi

13077
×

Respon Cepat Bupati Ayu Asalasiyah, Disperindag dan Pertamina Sidak SPBU Way Kanan, Temukan Dugaan Pelat Ganda Pengisi Solar Subsidi

Sebarkan artikel ini

Way Kanan – Pemerintah Kabupaten Way Kanan bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi dan antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Atas arahan langsung Bupati Way Kanan, Ayu Asalasiyah, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Way Kanan bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU guna memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan sesuai ketentuan.

Sidak dipimpin Kepala Disperindag Way Kanan Riva Adi Candra didampingi Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel Wilayah Way Kanan, M. Alwan, beserta tim.

Baca Juga  Twitter Memiliki Saingan baru yaitu sebuah Platform yang dibuat oleh Meta

Dari hasil pemantauan di lapangan, stok BBM bersubsidi dipastikan masih dalam kondisi aman dan sesuai kuota yang telah ditetapkan. Namun, petugas menemukan antrean panjang kendaraan, khususnya truk yang hendak mengisi Solar subsidi.

Selain itu, tim juga menemukan indikasi adanya kendaraan yang menggunakan pelat nomor ganda maupun kendaraan berpelat luar Provinsi Lampung yang diduga berpotensi melakukan pengisian BBM bersubsidi secara berulang.

Kepala Disperindag Way Kanan, Riva Adi Candra, menegaskan bahwa sidak tersebut merupakan bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam menjawab keresahan masyarakat.

Baca Juga  Rektor UML Lantik Lima Dekan Baru 2026–2030, Tegaskan Arah Penguatan Mutu dan Transformasi Kampus

“Pelaksanaan sidak ini merupakan tindak lanjut atas arahan Ibu Bupati Way Kanan sebagai respon cepat terhadap aspirasi masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan distribusi BBM bersubsidi berjalan tertib, tepat sasaran, serta tidak menimbulkan antrean panjang yang mengganggu lalu lintas maupun masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Riva.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, seperti penggunaan pelat nomor ganda atau melakukan pengisian berulang.