Sementara itu, Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN LAN RI, Army Winarty, menegaskan bahwa persoalan lingkungan kini telah menjadi isu lintas sektor yang memengaruhi pembangunan, ekonomi, kesehatan, energi, hingga keamanan manusia.
Mengacu pada data World Meteorological Organization (WMO), Indonesia menghadapi ancaman nyata perubahan iklim berupa cuaca ekstrem, perubahan pola curah hujan, hingga degradasi wilayah pesisir yang berdampak terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, menurutnya, birokrasi dituntut mampu meninggalkan pola pikir sektoral dan beralih pada kepemimpinan kolaboratif berbasis data (evidence-based policy).
“Birokrasi masa depan tidak membutuhkan pemimpin yang hanya nyaman dengan rutinitas. Yang dibutuhkan adalah pemimpin adaptif, berani berinovasi, dan siap membawa transformasi menuju tata kelola pemerintahan kelas dunia demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Army.







