Daerah

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Santunan bagi Korban Bencana dan Bantuan Pengobatan kepada 46 Warga

43835
×

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Santunan bagi Korban Bencana dan Bantuan Pengobatan kepada 46 Warga

Sebarkan artikel ini

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menyalurkan santunan bagi korban bencana, bantuan biaya pengobatan, serta santunan kematian kepada warga yang membutuhkan, Senin (29/6/2026).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, kepada 46 penerima di Ruang Rapat Wali Kota Bandar Lampung.

Besaran bantuan yang diterima setiap warga berbeda-beda, disesuaikan dengan kondisi yang dialami. Penerima bantuan meliputi korban kebakaran, puting beliung, rumah tertimpa pohon, hingga warga yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan akibat sakit.

Baca Juga  44 Personel Polres Way Kanan Raih Pangkat Baru, Kapolres Tekankan Dedikasi dan Disiplin

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat. Seluruh penerima telah melalui proses pendataan dan pengajuan dari pihak kecamatan sesuai kondisi di lapangan.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota kepada masyarakat. Mudah-mudahan bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga yang terdampak musibah maupun yang sedang membutuhkan,” ujar Eva Dwiana.

Baca Juga  Dugaan Ketidaknetralan Kepala Kampung Purwoadi Berpotensi Menimbulkan Gejolak Demonstrasi, Warga Minta Unsur Terkait Turun Tangan Penyelesaiannya.

Pada kesempatan itu, Wali Kota juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran akibat korsleting listrik. Ia mengingatkan warga untuk mencabut stop kontak atau peralatan listrik yang tidak digunakan.

Selain itu, Eva meminta para camat dan lurah untuk terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik di rumah serta meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan lingkungan guna meminimalkan risiko terjadinya bencana.(CF)